Sumber : http://auditorinternal.com/2011/05/03/mengelola-risiko-aktivitas-audit-internal-1/
Peran dan pentingnya audit internal telah berkembang pesat, dan ekspektasi para stakeholder kunci juga terus berkembang. Aktivitas audit internal memiliki mandat yang luas untuk meng-cover
risiko-risiko keuangan, operasional, teknologi informasi,
hukum/peraturan, dan risiko strategis. Pada saat yang sama, banyak
aktivitas audit internal menghadapi kesulitan sehubungan dengan
ketersediaan personil yang qualified, tingkat kompensasi yang
meningkat, serta permintaan yang tinggi untuk sumber daya dengan
keahlian khusus (misalnya dalam bidang sistem informasi, fraud, derivatif, pajak).
Kombinasi dari berbagai faktor ini menyebabkan tingkat risiko yang
tinggi bagi aktivitas audit internal yang bersangkutan. Oleh karenanya,
CAE perlu mempertimbangkan risiko-risiko tersebut dalam pencapaian
tujuan aktivitas audit internal. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa
aktivitas audit internal juga tidak kebal terhadap risiko. Mereka harus
mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa risiko mereka
sendiri juga telah dikelola secara memadai.
